Kimia Medisinal 13
Epiglukan merupakan polisakarida yang dihasilkan oleh Epicoccum Ningrum secara ekstraseluler. Epiglukan ini telah terbukti secara in vitro memiliki sifat anti tumor, melawan sel leukemia dengan nilai LC50 terjadip ada konsentrasi 22 µg/ml. Sebagai bahan yang bersifat bioaktif, epiglukan dapat dijadikan sebagai bahan alternatif untuk obat melawan tumor, Sebagai bahan alternative obat tumor, peningkatan sifat bioaktif epiglukan akan memperbaiki indeks therapeutic dalam aplikasi klinis.
Link Youtube Kimia Medisinal Pertemuan Ke-13 “hubungan struktur dan kelarutan dengan aktivitas obat"
Dalam jurnal penyaji, disebutkan senyawa induk epiglukan yang semula sulit dan sama sekali tidak larut dalam air dingin, setelah mengalami modifikasi baik secara sulfatasi maupun karboksimetilasi menjadi larut dalam air dingin. Dimana epiglukan itu sendiri telah terbukti secara in vitro seperti yang saudari sebutkan tadi, memiliki sifat anti tumor. Sebagai bahan yang bersifat bioaktif, epiglukan dijadikan alternative obat tumor, peningkatan sifat bioaktif epiglukan akan memperbaiki indeks therapeutic dalam aplikasi klinis. Dalam jurnal yang saya dapatkan mengatakan bahwa studi disolusi menunjukkan laju disolusi ko-kristal itrakonazol, suatu antifungi dengan kelarutan yang sangat rendah dengan asam 1,4 dikarboksilat meningkat 4-20 kali lipat dari itrakonazol murni. Nah disini bisa kita ketahui bahwa kelarutan itu dapat mempengaruhi suatu senyawa itu sendiri. Di dalam jurnal penyaji dilakukan modifikasi pada senyawa induk epiglukan baik secara sulfatasi maupun karboksimetilasi menjadi larut dalam air dingin. Nah dari modifikasi tersebut apakah senyawa yang termodifikasi mengalami perubahan dalam segi manfaatnya maupun bioavailabilitasnya? Mengapa modifikasi tersebut dilakukan agar senyawa induk epiglukan larut dalam air dingin? Apakah ada manfaat perubahan ketika hal tersebut dilakukan?
BalasHapusDari ketiga pertanyaan tersebut intinya sama saja, jadi dapat saya jawab yaitu dengan dilakukan modifikasi sulfatasi dan karboksimetilasi terhadap senyawa induk epiglukan. Selain mengubah kelarutannya dari yang sulit atau bahkan sama sekali tidak larut dalam air dingin menjadi kelarutan lebih tinggi dalam air, aktivitas antitumor dari turunan epiglukan juga meningkat sehingga penghambatan pertumbuhan tumor sel leukimia juga meningkat.
BalasHapus