Kimia Medisinal 15
Senyawa oksitetrasiklin merupakan turunan tetrasiklin yang diperoleh dari Streptomyces rimosus, bersifat basa, berwarna kuning, dan berasa pahit serta kelarutannya dalam air sangat rendah. Senyawa ini dapat diberikan per oral ataupun secara parenteral. Distribusi dalam tubuh cukup cepat dan obat dapat mencapai hampir semua jaringan danbcairan tubuh. Ekskresi obat melalui sistem urinaria dan empedu. Aksi antibakterial oksitetrasiklin adalah berspektrum luas dengan menghambat sintesis protein bakteri pada ribosom 30s.
Linkk Youtube Pertemuan ke-15 “jalur deaktifasi dan eliminasi obat”
Dikatakan bahwa Senyawa oksitetrasiklin merupakan turunan tetrasiklin yang diperoleh dari Streptomyces rimosus, bersifat basa, berwarna kuning, dan berasa pahit serta kelarutannya dalam air sangat rendah. Senyawa oksitetrasiklin dapat diberikan per oral ataupun secara parenteral, bagaimana perbedaan distribusi serta ekskresi senyawa ini antara pemberian secara oral dan pemberian secara parenteral?
BalasHapusPerbedaan dalam distribusi dan ekskresi senyawa ini terkait dengan jalur administrasi yang digunakan.
Hapus1. Distribusi:
Pemberian secara oral: Ketika oksitetrasiklin diberikan melalui mulut, obat ini diabsorpsi oleh saluran pencernaan dan masuk ke dalam aliran darah. Senyawa ini kemudian didistribusikan ke jaringan tubuh melalui sirkulasi sistemik. Distribusi oksitetrasiklin secara oral dapat mencapai berbagai organ dan jaringan di tubuh.
Pemberian secara parenteral: Ketika oksitetrasiklin diberikan secara parenteral, seperti melalui suntikan intramuskular atau intravena, obat ini langsung disuntikkan ke dalam aliran darah. Sebagai hasilnya, distribusi oksitetrasiklin dalam tubuh lebih cepat dibandingkan dengan pemberian secara oral. Senyawa ini dapat mencapai lebih banyak jaringan dan organ dalam waktu yang lebih singkat.
2. Ekskresi:
Pemberian secara oral: Setelah diserap oleh saluran pencernaan dan didistribusikan ke dalam tubuh, oksitetrasiklin akan mengalami metabolisme di hati dan kemudian diekskresikan melalui empedu ke saluran pencernaan. Sebagian kecil oksitetrasiklin juga dapat diekskresikan melalui ginjal dalam bentuk yang tidak berubah. Proses ekskresi secara oral tergantung pada banyak faktor, termasuk metabolisme hati dan fungsi ginjal.
Pemberian secara parenteral: Oksitetrasiklin yang diberikan secara parenteral tidak melewati saluran pencernaan dan langsung masuk ke dalam sirkulasi sistemik. Setelah distribusi ke jaringan tubuh, oksitetrasiklin akan diekskresikan melalui ginjal. Ekskresi ini terjadi karena senyawa tersebut disaring dari darah oleh ginjal dan dikeluarkan melalui urin dalam bentuk yang tidak berubah.